Limboto (man1kabgorontalo.sch.id)- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo resmi menggelar Diklat Pengembangan Kompetensi Guru bertema “Menumbuhkan Cinta dan Menginspirasi Pembelajaran Bermakna dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta”. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo pada 27–31 Juli 2026.
Diklat ini diikuti oleh 50 guru, terdiri atas 40 guru MAN 1 Kabupaten Gorontalo dan 10 guru dari madrasah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Selama lima hari, para peserta akan mengikuti berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada murid.
Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Mukhtar Rendi Tahir, Pembina Sendratasik MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Suasana berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa oleh Abdillah Hasan.

Pembukaan diklat dihadiri oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mahmud Y. Bobihu, S.Ag., M.M., Kepala Balai Diklat Keagamaan Manado, Dr. H. Haeroni, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Kasi Pendidikan Madrasah, Ketua Pokjawas Kabupaten Gorontalo, para pengawas madrasah, Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Tata Usaha MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Musa, S.HI., para kepala madrasah anggota KKM MAN 1 Kabupaten Gorontalo, serta seluruh peserta diklat.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Balai Diklat Keagamaan Manado dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo atas kepercayaan dan dukungan terhadap penyelenggaraan diklat di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan berdampak bagi murid.
“Program ini bukan lahir dalam waktu singkat, tetapi telah kami rancang sejak tahun lalu. Alhamdulillah, dengan dukungan Balai Diklat Keagamaan Manado dan seluruh pihak, program ini akhirnya dapat terlaksana. Semoga diklat ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi guru dan berdampak pada kualitas pembelajaran di madrasah,” Ungkap Marci.
Selanjutnya, Kepala Balai Diklat Keagamaan Manado, Dr. H. Haeroni, S.Sos., M.Si., mengapresiasi Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo beserta seluruh jajaran yang terus berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi guru. Menurutnya, peningkatan kualitas pendidik merupakan investasi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Mahmud Y. Bobihu, S.Ag., M.M. Dalam arahannya, ia mengapresiasi inisiatif MAN 1 Kabupaten Gorontalo dalam menyelenggarakan diklat sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru.
Mahmud Y. Bobihu menegaskan bahwa guru harus terus meningkatkan kompetensi dan mengembangkan diri agar mampu menjawab tantangan pendidikan. Kepala madrasah juga memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi guru sehingga dapat mendorong kemajuan madrasah.
Ia mengajak seluruh guru memanfaatkan kelebihan yang dimiliki untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan tidak monoton. Menurutnya, implementasi Kurikulum Merdeka perlu dipadukan dengan Kurikulum Berbasis Cinta sehingga proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menumbuhkan kasih sayang, kepedulian, dan pembentukan karakter murid.
Melalui Diklat Pengembangan Kompetensi Guru ini, MAN 1 Kabupaten Gorontalo berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di madrasah masing-masing. Kompetensi guru yang terus berkembang diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan humanis demi mewujudkan madrasah yang unggul dan berprestasi. (Yuli).

