man 1 kabupaten gorontalo

MAN 1 Kabgor Turut Semarakkan Pembukaan Perkemahan Saka WBB 2026

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor) turut menyemarakkan pembukaan Perkemahan Satuan Karya Pramuka Widya Budaya Bakti (Saka WBB) Tingkat Kwartir Cabang Kabupaten Gorontalo Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Rabu (26/08/2026).

MAN 1 Kabgor diwakili oleh dua guru yang sekaligus menjadi Pembina Dewan Ambalan, Simin Poiyo dan Laura Limuel. Keduanya menghadiri upacara pembukaan dan menjadi bagian dari pendampingan kegiatan kepramukaan yang diikuti murid dari berbagai gugus depan di Kabupaten Gorontalo.

Perkemahan Saka WBB 2026 dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gorontalo, H. Tonny S. Junus, selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo. Kegiatan tersebut diikuti peserta dari 24 gugus depan yang berasal dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Gorontalo.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Gorontalo menyampaikan apresiasi atas keterlibatan dan kolaborasi seluruh satuan karya bersama jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo. Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta menjadikan perkemahan sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan membentuk karakter.

Pembukaan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, H. Sugondo Makmur, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Hj. Maryam Sofyan Puhi, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Abd. Waris, unsur TNI dan Polri, pimpinan OPD, organisasi kemasyarakatan Islam, serta para pimpinan satuan karya dan unsur Majelis Pembimbing Satuan Karya.

Menanggapi keterlibatan MAN 1 Kabgor dalam kegiatan tersebut, Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan murid yang mengikuti kegiatan Saka WBB 2026. Menurutnya, kegiatan kepramukaan menjadi ruang penting bagi murid untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mengembangkan karakter.

“Kami mendukung keterlibatan murid dalam kegiatan seperti ini. Perkemahan bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka, tetapi juga menjadi ruang belajar untuk membentuk karakter, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama,” ujar Marci.

Ia berharap para pembina terus memberikan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh murid melalui kegiatan kepramukaan dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah maupun di tengah masyarakat.

“Ikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik madrasah, dan manfaatkan setiap pengalaman sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri dan berkarakter,” pesannya.

Bagi MAN 1 Kabgor, keikutsertaan dalam Perkemahan Saka WBB 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen madrasah dalam mendukung pembinaan murid melalui kegiatan nonakademik. Kehadiran Simin Poiyo dan Laura Limuel sebagai Pembina Dewan Ambalan juga menjadi bagian dari upaya madrasah memastikan murid mendapatkan pendampingan selama mengikuti kegiatan.

Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Kabupaten Gorontalo terus mendorong gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.