man 1 kabupaten gorontalo

Bonding Pekan Pertama Dimulai, 12 Organisasi Bangun Kekompakan dan Jiwa Kepemimpinan

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id)- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo memulai rangkaian kegiatan bonding organisasi sebagai bagian dari proses Metamorfosis Ekskul OSIS. Kegiatan pekan pertama berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 2–3 September 2026, di halaman MAN 1 Kabupaten Gorontalo.

Kegiatan ini melibatkan murid yang tergabung dalam 12 organisasi. Panitia membagi seluruh peserta ke dalam empat koalisi. Melalui kegiatan tersebut, peserta mulai membangun komunikasi dan kekompakan bersama anggota dari berbagai organisasi.

Pada pekan pertama, peserta mengikuti berbagai aktivitas yang berfokus pada proses mengenal diri sendiri dan mengenal teman dalam satu koalisi. Peserta mendapat kesempatan untuk memperkenalkan diri, berbagi cerita, serta membangun interaksi dengan anggota kelompok.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan keakraban. Panitia juga menjadikan proses bonding sebagai ruang untuk melihat karakter dan potensi kepemimpinan setiap peserta.

Selama kegiatan berlangsung, panitia dan pembina mengamati beberapa sikap kepemimpinan. Sikap tersebut meliputi kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, bertanggung jawab, mengambil inisiatif, menghargai pendapat, serta menunjukkan kepedulian terhadap anggota kelompok.

Pembina OSIS MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Atik Mar’atus Sholihah, menjelaskan bahwa kegiatan bonding menjadi tahap penting dalam membangun hubungan antarmurid sebelum memasuki proses selanjutnya.

“Sebelum seseorang memimpin orang lain, ia harus terlebih dahulu mengenal dirinya sendiri. Melalui kegiatan ini, murid juga belajar mengenal teman, memahami perbedaan, dan membangun kerja sama dalam kelompok,” ujar Atik.

Menurutnya, proses bonding memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk menunjukkan karakter mereka secara alami melalui berbagai aktivitas dan interaksi bersama.

“Kami tidak hanya melihat siapa yang aktif berbicara atau paling menonjol. Kami juga melihat bagaimana mereka mendengarkan, bekerja sama, mengambil tanggung jawab, serta memperlakukan teman-temannya. Hal-hal kecil seperti itu juga menunjukkan sikap seorang pemimpin,” tambahnya.

Melalui aktivitas sederhana dan interaksi langsung, peserta belajar memahami bahwa seorang pemimpin tidak hanya mampu memimpin orang lain. Seorang pemimpin juga harus mengenal dirinya sendiri, memahami orang lain, serta mampu membangun hubungan yang baik dalam sebuah tim.

Kegiatan bonding akan terus berlanjut sesuai dengan tahapan yang telah disepakati dalam rapat koalisi sebelumnya. Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari proses untuk mengenali potensi kepemimpinan murid sebelum setiap koalisi menentukan calon pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kabupaten Gorontalo berharap dapat membangun proses regenerasi kepemimpinan OSIS yang lebih kolaboratif. Setiap murid juga memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan karakter, kemampuan, dan potensi kepemimpinannya. (Yuli)