man 1 kabupaten gorontalo

21 Murid MAN 1 Kabgor Tampil Memukau di Srikandi Islamic Fashion Carnaval

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id)— Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo turut memeriahkan Srikandi Islamic Fashion Carnaval dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung pada pukul 14.00 WITA, dengan titik start di halaman Kantor Bupati Gorontalo dan finish di Masjid Agung Baiturrahman Limboto. Kamis, (03/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, MAN 1 Kabupaten Gorontalo mengutus 21 murid sebagai kafilah madrasah. Para murid mengangkat tema “Pakaian Peradaban Arab Pra-Islam” dengan menampilkan busana yang menggambarkan karakteristik masyarakat Arab pada masa sebelum datangnya Islam.

Para murid tampil dengan penuh percaya diri dan kekompakan. Mereka tidak hanya menampilkan busana sesuai tema, tetapi juga menghadirkan penampilan yang kreatif dan menarik sehingga berhasil memukau masyarakat serta tamu undangan yang menyaksikan rangkaian karnaval.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Gorontalo Ibu Idah Syahidah, Wakil Bupati Gorontalo Tony S. Junus, Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi, serta sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Keikutsertaan MAN 1 Kabupaten Gorontalo dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan madrasah terhadap pengembangan kreativitas dan potensi siswa. Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal sejarah dan budaya sekaligus belajar menampilkan karya secara percaya diri di tengah masyarakat.

Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, mengapresiasi semangat dan penampilan yang ditunjukkan oleh para murid.

“Kami sangat mengapresiasi semangat 21 murid yang telah berani tampil dan memberikan penampilan terbaik. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk belajar, berkreativitas, membangun kepercayaan diri, sekaligus mengenal sejarah dan budaya,” ungkap Marci.

Menurutnya, keterlibatan murid dalam kegiatan seperti ini memiliki nilai pendidikan yang penting karena dapat membentuk keberanian, kreativitas, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurmiaty, menyampaikan bahwa keikutsertaan para murid telah dipersiapkan bersama tim kesiswaan. Persiapan dilakukan dengan memperhatikan konsep, busana, kekompakan, hingga kesiapan siswa saat tampil dalam karnaval.

“Kami bersama tim kesiswaan mempersiapkan anak-anak dengan sebaik mungkin, mulai dari konsep hingga penampilan. Kami ingin mereka tidak hanya tampil menarik, tetapi juga memahami makna dari tema peradaban Arab pra-Islam yang mereka bawakan. Alhamdulillah, anak-anak mampu tampil percaya diri dan memberikan penampilan yang memukau,” ujar Nurmiaty.

Ia menambahkan bahwa proses persiapan dan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman positif bagi murid. Mereka belajar bekerja sama, bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing, serta membangun keberanian untuk tampil di ruang publik.

Tema Pakaian Peradaban Arab Pra-Islam yang diangkat kafilah MAN 1 Kabupaten Gorontalo juga memberikan pesan edukatif. Melalui busana dan penampilan yang dibawakan, siswa diajak mengenal gambaran kehidupan masyarakat Arab sebelum datangnya Islam sekaligus memahami perjalanan sejarah yang menjadi bagian dari perkembangan peradaban Islam.

Dengan persiapan yang dilakukan bersama tim kesiswaan serta dukungan dari madrasah, 21 murid MAN 1 Kabupaten Gorontalo berhasil tampil penuh percaya diri dan memberikan warna tersendiri dalam Srikandi Islamic Fashion Carnaval. Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi murid untuk terus mengembangkan kreativitas, potensi, dan keberanian dalam berbagai kegiatan positif di masyarakat. (Yuli)