Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo kembali mendorong pengembangan bakat siswa di bidang seni dan budaya. Kali ini, siswa Program Unggulan (Progul) Sendratasik mengikuti Lomba Tidi Lo Oayabu tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Gorontalo. UPTD Museum Purbakala menggelar lomba tersebut untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Kamis, (07/05/2026).
Dalam ajang tersebut, Para siswa MAN 1 Kabgor tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan peserta dari berbagai sekolah. Mereka menunjukkan kemampuan terbaik melalui penampilan seni tari daerah yang penuh semangat dan kekompakan.
Selain itu, keikutsertaan siswa dalam lomba ini menjadi wadah untuk menambah pengalaman dan mengasah kemampuan di bidang seni budaya. Para siswa juga belajar membangun kerja sama tim dan meningkatkan rasa percaya diri saat tampil di depan umum.
Pembimbing Progul Sendratasik, Fatma Buyu, menyampaikan bahwa kegiatan itu memberi pengalaman penting bagi siswa. Menurutnya, siswa belajar tentang disiplin, kerja sama, dan keberanian tampil di depan umum.
“Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa. Mereka belajar bekerja sama dan tampil lebih percaya diri. Kami akan terus melakukan evaluasi agar bisa meraih hasil yang lebih baik pada lomba berikutnya,” ujarnya.
Meski belum meraih juara, pihak madrasah tetap mengapresiasi usaha dan semangat para siswa selama mengikuti perlombaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang seni dan budaya.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kabgor ingin menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya daerah. Madrasah juga terus mendukung siswa untuk mengembangkan kreativitas dan potensi yang mereka miliki. Yuli.
