MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

Wisuda Tahfidz Qur’an, Momen Bersejarah Dalam Perjalanan Spiritual

Foto Bersama Hafidz & Hafidzah MAN 1 Kab. Gorontalo dengan Kepala Madrasah bersama Pimpinan Rumah Qur'an PPA Gorontalo cabang Limboto

MARISAPA (man1kabgorontalo.sch.id) – Usai menuntaskan hafalan selama mukim di Rumah Qur’an PPA Gorontalo cabang Gorontalo, sebanyak 11 (sebelas) peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor) mengikuti proses Wisuda Tahfidz bertempat di Aula Kantor Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu Kabupaten Gorontalo, Minggu (30/6/2024).

Hadir menyaksikan pelaksanaan wisuda Kepala Madrasah Rommy Bau dan para pembina Tahfidz MAN 1 Kabgor, orangtua, serta beberapa tamu undangan. Acara yang bertajuk “Membersamai Generasi Qur’an yang Rahmatan Lil’alamin” tersebut menjadi momen bersejarah dalam perjalanan spiritual peserta didik. Suasana haru pun menyelimuti ruangan saat menyaksikan para penghafal qur’an mencari dan memeluk orang tua masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Rommy menyampaikan apresiasi mendalam kepada peserta atas antusiasnya menyelesaikan serangkaian pembinaan intensif untuk menghafal dan memahami isi Al-qur’an selama beberapa bulan mukim di Rumah Qur’an. Begitu pula kepada orangtua, para musrif/musrifah, dan donatur sebagai support sistem dibalik keberhasilan para penghafal qur’an.

Ia menekankan pentingnya menghafal Al-Qur’an sebagai amal ibadah yang utama dan sebagai bekal spiritual bagi kehidupan di masa depan.

“Proses menghafal Al-qur’an tidak berhenti sampai diwisuda ini saja namun perjalanan spiritual kalian tetap berlanjut. Perjuangan masih panjang karena hafalan harus terus dijaga, ditambah terus jumlahnya serta perbanyak muroja’ah/mengulang hafalan. Saya berpesan agar hafalan Al-Qur’an tidak hanya menjadi penguasaan ayat-ayat, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan konsistensi dalam ibadah, seperti shalat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an secara rutin. Pencapaian ini bukan hanya bernilai ibadah bagi kalian saja tetapi juga kepada kita semua yang menjadi bagian dari ini,” kata Rommy

Selanjutnya, menurut penjelasan salah seorang pembina tahfidz MAN 1 Kabgor Atik Mar’atus Sholihah saat dihubungi awak humas via whatssapp mengatakan, sebelum dinyatakan layak untuk mengikuti wisuda, santri tersebut lebih dulu melalui tahapan ujian tasmi’ dengan menyetorkan semua hafalan dalam sekali duduk, dilanjutkan dengan uji publik  yakni penguji memberikan dan membacakan ayat Al-qur’an kemudian peserta menyambung dan meneruskan ayat yang diberikan penguji.

Pencapaian hafalan qur’an peserta didik MAN 1 Kab. Gorontalo pada periode Juni 2024 ini antara lain:

(Santri Ikhwan)

  1. Hudzaifah Algivari R : 5 Juz
  2. Husain R. Lihawa : 10 Juz
  3. Najmul Falah Akbar : 6 Juz
  4. Nurhayidin S. Koni : 7 Juz
  5. Ramdan Kiu : 5 Juz

(Santri Akhwat)

  1. Nur’Ain Igirisa : 3 Juz
  2. Naila ElSyifa Mamu : 3 Juz
  3. Aliniawati Akuba : 7 Juz
  4. Gladys Ramadani D.L : 4 Juz
  5. Tiara Paneo : 5 Juz
  6. Nabila Salsabila R : 6 Juz

Atik berharap semoga para penghafal qur’an dapat menjadi teladan dalam perilaku dan akhlak yang baik serta mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar, menggunakan ilmu dan keahlian dalam al-qur’an untuk berkontribusi dalam dakwah dan pendidikan islam.

“Harapan-harapan ini mencerminkan pentingnya tidak hanya menghafal Al-Qur’an sebagai tugas santri mukim, tetapi juga sebagai sarana untuk membentuk karakter dan spiritualitas yang kokoh dalam Islam,” pungkasnya. (Vhany)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *