Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tahfidz Al-Qur’an. Tiga siswanya berhasil menyelesaikan program tahfidz di Rumah Qur’an (RQ) PPA Cabang Gorontalo dan mengikuti Wisuda Akbar Santri Angkatan V yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Minggu (28/6/2026).
Ketiga siswa tersebut yaitu Naila Elsyifa Mamu dengan capaian hafalan 6 juz, Hudzaifah AlGhifari Robot dengan hafalan 13 juz, serta Syafiq Raditia Robot yang berhasil menyelesaikan hafalan 8 juz. Capaian ini menjadi hasil dari proses pembinaan yang mereka jalani dengan penuh kesungguhan selama mengikuti program tahfidz di Rumah Qur’an PPA.
Pada kegiatan wisuda tersebut, MAN 1 Kabupaten Gorontalo turut memberikan dukungan penuh dengan menghadirkan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurmiaty, bersama Pembina Tahfidz Nurtina Harun dan Atik Mar’atus Sholihah untuk mendampingi para siswa sekaligus memberikan semangat kepada mereka yang telah berhasil menyelesaikan target hafalan.
Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci Karim, menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan atas kerja keras dan istiqamah mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan madrasah, tetapi juga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk semakin mencintai Al-Qur’an.
“Program tahfidz merupakan salah satu ikhtiar madrasah dalam membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Kami berharap para siswa terus menjaga hafalannya serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Marci Karim.
Kerja sama antara MAN 1 Kabupaten Gorontalo dan Rumah Qur’an PPA Cabang Gorontalo telah terjalin selama lima tahun. Melalui kolaborasi tersebut, madrasah secara konsisten memberikan ruang dan dukungan kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan menghafal Al-Qur’an melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan.
Wisuda Akbar Santri Angkatan V menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga pendidikan formal dan lembaga tahfidz mampu melahirkan generasi Qurani yang berprestasi. MAN 1 Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama tersebut sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.
Keberhasilan tiga siswa tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik MAN 1 Kabupaten Gorontalo untuk terus bersemangat menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. (Yuli)

