Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Sembilan murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo mengikuti lomba penyuluhan dalam rangkaian kegiatan Pelita Ananda Bersinar, Selasa (13/10/2026). Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo menggelar kegiatan ini di Aula Workshop Keterampilan Terpadu MAN 1 Kabupaten Gorontalo.
Dalam lomba tersebut, setiap peserta mempresentasikan materi penyuluhan di hadapan audiens dan dewan juri. Mereka menyampaikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus mengajak generasi muda menjauhi narkoba. Melalui presentasi ini, para murid mengasah kemampuan komunikasi, penguasaan materi, dan keberanian berbicara di depan umum.
Setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan tiga pemenang dan satu peserta favorit. Gilang Riskiadi meraih juara pertama, disusul Jihan Djafar sebagai juara kedua dan Fadilah Ramadhani Djafar sebagai juara ketiga. Sementara itu, Medistia Aviliani Panigoro meraih penghargaan peserta favorit.

Pencapaian ini menjadi bentuk apresiasi atas keberanian dan partisipasi para murid dalam menyampaikan edukasi antinarkoba. Selain itu, para peserta berkesempatan mengembangkan peran sebagai penggerak edukasi pencegahan narkoba di lingkungan madrasah.
Yuli Ernawati, mendampingi sembilan peserta sekaligus bertugas sebagai Pembina Remaja Anti Narkoba (RAN) MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Ia mengapresiasi semangat seluruh peserta yang berani menyampaikan materi di hadapan audiens dan dewan juri.
“Menjadi penyuluh bukan sekadar kemampuan berbicara di depan umum. Lebih dari itu, seorang penyuluh harus mampu memberi teladan dan menunjukkan kepedulian. Saya berharap pengalaman ini mendorong para murid untuk terus belajar, berani mengedukasi teman sebaya, serta mengajak mereka memilih pergaulan yang sehat dan menjauhi narkoba,” ungkap Yuli.
Melalui kegiatan Pelita Ananda Bersinar, MAN 1 Kabupaten Gorontalo terus mendorong keterlibatan murid dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Dengan dukungan madrasah dan pendampingan organisasi RAN, para murid diharapkan mampu menjadi pelopor edukasi antinarkoba sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan aman.


