man 1 kabupaten gorontalo

Semarak Pesta Demokrasi, MAN 1 Kabgor Gelar Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden OSIS 2026/2027

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Semangat pesta demokrasi terasa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor). Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan murid mengikuti Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden OSIS masa bakti 2026/2027 di halaman madrasah. Jumat (25/9/2026).

Sejak pagi, panitia menata halaman madrasah menjadi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Panitia juga menyiapkan bilik suara, meja pemungutan, serta perlengkapan lain untuk mendukung proses pemilihan.

Selain itu, panitia menghadirkan suasana TPS yang menarik dan edukatif. Penataan tersebut membuat proses pemilihan terasa seperti pesta demokrasi yang sesungguhnya.

Sementara itu, seluruh warga madrasah mengikuti tahapan pemilihan dengan tertib. Guru, tenaga kependidikan, dan murid datang untuk menggunakan hak pilih masing-masing. Kemudian, mereka memasuki bilik suara dan menentukan pasangan calon pilihannya.

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden OSIS tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi ruang belajar demokrasi bagi murid.

Melalui kegiatan tersebut, murid belajar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Mereka juga belajar menghargai perbedaan pilihan dan menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif.

Sebelumnya, murid telah mendapat bekal melalui sosialisasi pendidikan pemilih dari KPU Kabupaten Gorontalo. Karena itu, mereka memiliki kesempatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam pemilihan OSIS.

Murid pun diajak mengenal pasangan calon melalui visi, misi, dan program kerja. Dengan demikian, mereka dapat menentukan pilihan secara sadar dan tidak sekadar mengikuti pilihan teman.

Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, menyambut positif pelaksanaan pesta demokrasi tersebut. Menurutnya, pemilihan OSIS memberikan pengalaman langsung kepada murid dalam memahami proses demokrasi.

“Pemilihan ini bukan hanya tentang memilih Presiden dan Wakil Presiden OSIS. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi murid untuk belajar berdemokrasi secara langsung. Kami berharap mereka mampu menentukan pilihan dengan bijak, menghargai perbedaan, dan menerima hasil pemilihan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepala Madrasah berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan karakter kepemimpinan dalam diri murid. Menurutnya, proses pemilihan memberi kesempatan kepada murid untuk belajar mengambil keputusan sekaligus menghormati keputusan bersama.

Kemeriahan semakin terasa ketika seluruh warga madrasah ikut berpartisipasi. Guru dan tenaga kependidikan turut memberikan contoh melalui keterlibatan mereka dalam proses pemilihan.

Dengan demikian, MAN 1 Kabupaten Gorontalo menghadirkan demokrasi sebagai pengalaman nyata. Murid tidak hanya mempelajari demokrasi melalui teori, tetapi juga mempraktikkannya di lingkungan madrasah.

Pada akhirnya, pesta demokrasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Dari halaman madrasah, murid belajar memilih. Dari setiap suara, mereka belajar bertanggung jawab. Dari proses demokrasi, mereka belajar mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. (Yuli)