MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

Rommy: Pendidik di Madrasah adalah Aktor Moderasi Beragama

Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo Rommy Bau saat mengikuti Penguatan Moderasi Beragama dari Staf Khusus Menteri Agama RI di El Hajj Convention Centre

KABGOR (Kemenag.go.id) – Bertempat di El Hajj Convention Centre Asrama Haji Provinsi Gorontalo, Rabu (7/9/2022) Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo Rommy Bau mengikuti Pembinaan Penguatan Moderasi Beragama dari Staf Khusus Menteri Agama (Menag) RI Ishfah Abidal Aziz.

Hadir dalam kegiatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Komandan Korem 133/NWB, para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri & Swasta semua jenjang, Penghulu, Penyuluh Fungsional dan Penyuluh Non PNS.

Dikonfirmasi awak humas pasca kegiatan via whatssapp pada Kamis (8/9/2022), Rommy Bau mengatakan moderasi beragama merupakan sikap yang sangat perlu ditanamkan kepada peserta didik di madrasah. Menurutnya, kondisi psikologis dan tingkat emosional generasi muda terkadang lebih mudah untuk dipengaruhi. Mengingat banyaknya ajaran-ajaran ekstremisme, radikalisme dan ujaran kebencian yang kini masih menjadi problem bangsa Indonesia maka institusi pendidikan melalui tenaga pendidiknya memegang peranan penting.

“yang berinteraksi selama kurang lebih delapan jam per hari dengan anak-anak ini adalah tenaga pendidiknya. Oleh sebab itu, kita yang berada di satuan pendidikan dapat dikatakan sebagai aktor  atau sosok yang dituntut bukan hanya sebagai pendidik, pembimbing, atau seorang Pembina tapi juga teladan bagi peserta didik di madrasah khususnya keteladanan implementasi sikap moderat ditengah kemajemukan yang ada di masyarakat dalam hal ini peserta didik dan warga madrasah lainnya,” kata Rommy

“guna mengantisipasi berbagai gangguan eksternal akibat gejolak perkembangan teknologi informasi saat ini tentu kita semua berharap madrasah sebagai lembaga pendidikan bercirikan islam dapat menumbuhkembangkan sikap moderat dilingkungan madrasah sehingga output yang dihasilkan memiliki karakter baik, pengetahuan yang luas, unggul dan kompetitif sebagaimana visi misi madrasah di tahun 2030,” harap kepala Madrasah yang juga sebagai Ketua PGMNI Provinsi Gorontalo menutup percakapan kala itu. (Vhany

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *