Peduli Kemanusiaan, Siswa MAN 1 Kabgor Berdonasi Bantu RS Rujukan Covid-19

...
Ketua DAP MAN 1 Kabgor Adnan Lantowa sementara mentransfer bantuan Covid siswa melalui agen BRI Link

KABGOR (man1kabgorontalo.sch.id) – Berbagai visi kemanusiaan kini dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dalam rangka penanggulangan wabah covid-19, termasuk didalamnya peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor) yang dipelopori tiga organisasi besar madrasah, diantaranya Pramuka, Organisasi Peserta Didik Madrasah (OPDIM), dan Palang Merah Remaja (PMR), yang mengajak setiap anggotanya melakukan penggalangan dana untuk membantu mengadakan alat pelindung diri (APD) bagi rumah sakit rujukan Covid-19.

Ketua Dewan Ambalan Penegak MAN 1 Kab. Gorontalo Adnan Lantowa saat dikonfirmasi awak Humas, Senin (13/4/2020) mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh oragnasiasi siswa MAN 1 Kab. Gorontalo tersebut adalah semata atas azas kekeluargaan dan sebagai manusia yang saling membutuhkan serta bahu membahu melawan wabah penyakit yang sudah banyak memakan korban.

“Dana ini memang sudah disiapkan untuk aksi kemanusiaan, sudah terkumpul sejak 2 minggu lalu sebelum adanya perintah melakukan home schooling. Sehingga ketika mendengar informasi bahwa pendidik dan tenaga kependidikan menggalang dana untuk membantu RS rujukan yang menangani Corona virus, maka saya bersama ketua OPDIM dan PMR berinisiatif turut bergabung dalam aksi tersebut, dengan mentransfer dana sosial untuk ditambahkan dengan bantuan dari para guru,” ujar Adnan.

Melihat aksi sosial dari peserta didiknya, Wakil Kepala Madrasah bidang Kepesertadidikan MAN 1 Kab. Gorontalo turut memberikan support dan bantuan kepada pengurus organisasi madrasah. Menurutnya, tindakan para peserta didik dalam memberikan bantuan tersebut, terutama bagi dokter dan perawat yang berada di garda terdepan dalam penanganan virus mematikan itu, sangatlah baik dan tepat.

“Jiwa sosial yang ditampakkan oleh anak-anak didik kami ini adalah murni tergerak dari inisiatif mereka sendiri, sehingga perlu disupport dan dibantu. Apalagi saat ini para pejuang kesehatan yang berada di garda terdepan, sangat membutuhkan APD sebagai perlindungan dari wabah Covid-19 tersebut,” tutur Yunita.

Sementara Kepala Madrasah Rommy Bau saat dihubungi awak Humas via whatssapp berharap aksi sosial yang dilakukan peserta didik MAN 1 Kab. Gorontalo itu kiranya dapat dipublikasikan, tujuannya adalah agar dapat mengetuk pintu hati setiap pembaca guna ikut membantu pemerintah dalam upaya pengobatan pasien Covid-19.

“Niatkan aksi sosial ini sebagai dakwah dan juga untuk mengetuk hati para pembaca. Siapa tahu ada pembaca berita yang ikut terketuk hatinya, sehingga akan turut membantu dalam bentuk sedekah. Semoga amalan kita ini akan dinilai dan diterima oleh Allah, dan bukan untuk tujuan riya,” tandas Rommy. (Vhany/raya/R@ja)

This Post Has One Comment

Tinggalkan Balasan