MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

MAN 1 Kabgor Sosialisasikan Pencanangan Pembangunan ZI Kepada Orangtua/wali

Perwakilan orangtua peserta didik saat sesi dialog dengan pihak madrasah pada kegiatan Sosialisasi Pencanangan Pembangunan ZI

MARISAPA (man1kabgorontalo.sch.id) – Dalam rangka membangun Kawasan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi yang disingkat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo bangun kolaborasi dukungan dengan orangtua/wali peserta didik melalui Sosialisasi dan Pencanangan Zona Integritas di Aula Workshop Keterampilan dan Pembelajaran.

Hadir dalam kesempatan itu Kepala Madrasah Rommy Bau, Kepala Urusan Tata Usaha ( Kaur TU) Nur’ain Podungge, para Wakil Kepala Madrasah (wakamad) dan orangtua peserta didik.

Pembangunan Zona Integritas menurut Rommy adalah wujud nyata perbaikan reformasi birokrasi di masa yang akan datang sebagai landasan yang kokoh dalam melaksanakan tugas pokok di madrasah. Optimalisasi pelayanan public, terciptanya reformasi birokrasi dengan dukungan pengawasan yang konsisten dan obyektif akan menguatkan komitmen MAN 1 Kabupaten Gorontalo menuju WBK dan WBBM.

Demikian disampaikan Kepala Madrasah kala memberikan sambutan dalam Pencanangan Pembangunan ZI yang dirangkaikan dengan penerimaan hasil belajar peserta didik pada semester ganjil tahun Pelajaran 2023/2024, Senin (8/1/2024).

“Pencanangan pembangunan ZI ini kami sosialisasikan kepada orangtua/Masyarakat agar semua pihak dapat memantau, mengawal, mengawasi, dan berperan serta dalam program kegiatan reformasi birokrasi khususnya dibidang pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Tujuan utama pelaksanaan ZI ini adalah meningkatnya pelayanan kepada masyarakat,” jelas Rommy

”Adapun strategi membangun zona integritas yang tidak kalah penting yakni simplifikasi dan inovasi layanan, benchmarking dengan unit-unit yang lolos pembangunan ZI WBK, melaksanakan survei mandiri, membangun kedekatan dengan stakeholders dan serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Untuk itu kami berharap mendapatkan dukungan pengawalan pula dari orangtua dan masyarakat sehingga tujuan mendapatkan predikat WBK dan WBBM ini dapat dicapai,” harapnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *