Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo kembali memperkuat edukasi keuangan bagi murid melalui sosialisasi Tabungan Pelajar Bank SulutGo (BSG), Senin (21/09/2026). Tim BSG menyampaikan materi di halaman madrasah setelah apel pagi dan mengajak seluruh murid mengenal manfaat menabung sejak dini.
Program Tabungan Pelajar BSG telah menjadi bagian dari kegiatan menabung murid MAN 1 Kabupaten Gorontalo selama beberapa tahun. Madrasah kembali menggelar sosialisasi karena hadirnya murid baru, khususnya kelas X. Beberapa murid kelas XI dan XII juga belum memperoleh informasi secara langsung tentang program tersebut.
Perwakilan BSG, Ibu Maya, menjelaskan berbagai informasi penting tentang Tabungan Pelajar. Ia mengenalkan manfaat menabung, mekanisme pembukaan rekening, serta persyaratan yang perlu disiapkan calon nasabah.
Ibu Maya juga mengingatkan murid bahwa kebiasaan menabung tidak harus dimulai dengan nominal besar. Murid dapat menyisihkan sebagian uang jajan dan menabungnya secara rutin.
“Menabung tidak harus dengan jumlah yang banyak. Murid bisa memulainya dari sisa uang jajan. Yang penting, murid membangun kebiasaan menabung secara rutin,” jelas Ibu Maya.
Selain menjelaskan pembukaan rekening, Ibu Maya menerangkan mekanisme penyetoran tabungan. Petugas BSG akan datang ke MAN 1 Kabupaten Gorontalo untuk menerima setoran tabungan dari murid. Mekanisme ini memberi kemudahan bagi murid karena mereka dapat menabung melalui layanan BSG di lingkungan madrasah.
Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, S.Pd.I., M.Pd., menyambut baik keberlanjutan program Tabungan Pelajar BSG. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada murid dalam mengelola uang.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberikan pelajaran kepada murid untuk gemar menabung sejak dini. Menabung tidak harus menunggu memiliki uang banyak. Murid bisa menyisihkan sebagian uang jajannya untuk ditabung,” ungkapnya.
Ia berharap murid dapat menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan menyisihkan uang membantu murid belajar mengatur keuangan secara sederhana.
Sosialisasi berlangsung dengan suasana interaktif. Tim BSG membuka sesi tanya jawab dan memberikan kesempatan kepada murid untuk menyampaikan pertanyaan. Sejumlah murid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui lebih jauh tentang Tabungan Pelajar.
Tim BSG juga memberikan hadiah kepada murid yang aktif bertanya. Apresiasi tersebut menambah antusiasme murid selama sosialisasi sekaligus mendorong mereka untuk berani berkomunikasi dan mencari informasi.
Melalui program Tabungan Pelajar, MAN 1 Kabupaten Gorontalo terus mendorong budaya gemar menabung di kalangan murid. Madrasah juga memandang edukasi keuangan sebagai bagian dari pembentukan kebiasaan positif yang dapat berguna bagi murid dalam kehidupan sehari-hari.
Sinergi MAN 1 Kabupaten Gorontalo dengan BSG diharapkan terus berjalan. Melalui kerja sama tersebut, murid memperoleh edukasi keuangan sekaligus kesempatan untuk membangun kebiasaan menabung secara bertahap sejak dini. (Yuli).

