Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu madrasah yang mendapat prioritas dalam program kolaboratif Pelita “Ananda Bersinar” dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo. Kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ini berlangsung di Aula Workshop Keterampilan Terpadu MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, S.Pd.I., M.Pd., bersama Kepala BNN Kabupaten Gorontalo, Abdul Karim D. Engahu, S.H., M.H., serta jajaran BNN dan pihak madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terpilihnya MAN 1 Kabupaten Gorontalo sebagai salah satu sasaran program Pelita “Ananda Bersinar”. Ia menegaskan bahwa penguatan mental, karakter, dan spiritual murid sangat penting untuk membentengi diri dari pengaruh negatif narkotika.

“Kami berharap program ini tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi terus berlanjut melalui kerja sama yang berkesinambungan antara BNN dan madrasah. Dengan demikian, murid semakin mampu menjaga diri dari pengaruh negatif narkotika dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, serta berani mengajak orang lain menjauhi penyalahgunaan narkotika,” ungkap Marci.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Gorontalo, Abdul Karim D. Engahu, memberikan apresiasi kepada MAN 1 Kabupaten Gorontalo yang terpilih sebagai salah satu madrasah prioritas dalam pelaksanaan program Pelita “Ananda Bersinar”. Menurutnya, keterlibatan lembaga pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pencegahan narkotika.

“Tidak sia-sia kami punya niat baik untuk membangun, khususnya madrasah, dan lebih khusus lagi di tempat kami masing-masing sebagai yang mengerjakan sesuai fungsi. Hari ini MAN 1 Kabupaten Gorontalo menjadi salah satu dari sedikit sekolah yang mendapatkan prioritas proyek program Ananda Bersinar yang dikolaborasikan dengan edukator pembinaan,” ungkap Abdul Karim.
Ia juga berpesan agar para murid memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya menjadi bekal bagi diri sendiri, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan yang mampu mengajak keluarga, teman sebaya, dan masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Menjelang penutupan kegiatan, BNN Kabupaten Gorontalo menyerahkan piagam penghargaan kepada MAN 1 Kabupaten Gorontalo dan pendamping, Yuli Ernawati, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan serta keterlibatan dalam program Pelita “Ananda Bersinar”. Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus penguatan sinergi antara BNN dan madrasah dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Melalui program ini, MAN 1 Kabupaten Gorontalo berharap kolaborasi dengan BNN terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter murid. Upaya ini sejalan dengan komitmen madrasah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan mendukung lahirnya generasi muda yang berkarakter serta bebas dari penyalahgunaan narkotika. (YE)
