Limboto (man1kabgorontalo.sch.id)- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan aman dengan berpartisipasi dalam kegiatan Pemecahan Rekor MURI Uji Keamanan Pangan Anak yang diselenggarakan oleh SAKA POM Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Workshop Keterampilan dan Pembelajaran MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan pangan bagi anak, sekaligus mendukung gerakan nasional pengawasan pangan yang aman, sehat, dan layak konsumsi.
Dalam pelaksanaannya, tim SAKA POM Gorontalo melakukan pengujian terhadap berbagai sampel pangan yang tersedia di lingkungan madrasah. Sampel yang diuji meliputi aneka jajanan yang dijual di kantin MAN 1 Kabupaten Gorontalo, termasuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari program pemenuhan gizi peserta didik.
Proses pengujian dilakukan menggunakan metode uji cepat (rapid test) untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya pada makanan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi warga madrasah mengenai pentingnya memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang memenuhi standar keamanan.
Kepala Madrasah, Marci A. Karim menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada madrasah sebagai salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan pemecahan Rekor MURI tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.
“MAN 1 Kabupaten Gorontalo senantiasa berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran seluruh warga madrasah terhadap pentingnya keamanan pangan semakin meningkat sehingga peserta didik dapat mengonsumsi makanan yang sehat, bergizi, dan bebas dari bahan berbahaya,” ujarnya.
Selain mendukung pemecahan Rekor MURI, kegiatan ini juga memberikan pengalaman edukatif bagi peserta didik. Mereka dapat menyaksikan secara langsung proses pengujian sampel makanan serta memperoleh pengetahuan mengenai ciri-ciri pangan yang aman untuk dikonsumsi.
Melalui sinergi antara MAN 1 Kabupaten Gorontalo dan SAKA POM Gorontalo, diharapkan tercipta budaya pengawasan pangan yang melibatkan seluruh warga madrasah. Dengan demikian, kantin madrasah maupun penyedia layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terus menjaga kualitas pangan yang disajikan sehingga mendukung tumbuh kembang peserta didik yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (Vhany)
