Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Perjalanan Nahwa Syaqillah Abdullah sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gorontalo kini tuntas. Ia kembali melanjutkan aktivitasnya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor). Keluarga besar MAN 1 Kabgor menyambut Nahwa dengan hangat setelah apel pagi di halaman madrasah. Senin (24/8/2026).
Nahwa menjalankan tugas Paskibraka dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengikuti latihan dan pembinaan secara intensif sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan kemerdekaan.
Selama proses tersebut, Nahwa belajar banyak hal. Ia melatih kedisiplinan, menjaga kekompakan, dan menjalankan tanggung jawab. Proses itu juga membentuk ketangguhan dan rasa percaya dirinya.
Setelah menyelesaikan seluruh tugas, Nahwa kembali mengikuti aktivitas di MAN 1 Kabgor. Guru dan murid menyambutnya di halaman madrasah setelah apel pagi. Suasana hangat terlihat saat keluarga besar madrasah memberikan apresiasi atas perjuangannya.
Saat ditemui Humas MAN 1 Kabgor, Nahwa mengaku senang bisa kembali ke madrasah. Ia juga merasa bangga karena mendapat kesempatan untuk bertugas sebagai Paskibraka tingkat kabupaten.
“Saya merasa senang dan bangga bisa menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gorontalo. Selama mengikuti prosesnya, saya banyak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan bagaimana mengatur diri. Pengalaman ini sangat berharga bagi saya dan menjadi motivasi untuk terus belajar dan menjadi lebih baik,” ujar Nahwa.
Nahwa juga menyampaikan terima kasih kepada madrasah, guru, keluarga, dan semua pihak yang telah mendukungnya. Dukungan tersebut membantunya menjalani setiap tahapan hingga menyelesaikan tugas Paskibraka.
Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, turut menyampaikan rasa bangga atas capaian Nahwa. Ia menilai kegiatan Paskibraka memberi ruang bagi murid untuk mengembangkan karakter positif.
“Kami tentu merasa bangga dan bersyukur Nahwa telah menyelesaikan tugasnya dengan baik. Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang menjalankan tugas pada upacara. Nahwa juga belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat kebangsaan. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi Nahwa untuk terus berkembang dan meraih prestasi lainnya,” ungkap Marci.
Bagi Nahwa, tugas sebagai Paskibraka memberikan pengalaman yang tidak terlupakan. Ia membawa nilai kedisiplinan dan tanggung jawab tersebut kembali ke madrasah.
MAN 1 Kabgor berharap Nahwa terus menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari. Madrasah juga mendorong Nahwa untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi lainnya.
Kembalinya Nahwa ke madrasah menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MAN 1 Kabgor. Dari madrasah, ia berproses dan berkembang. Kini, ia kembali dengan pengalaman baru untuk melanjutkan langkahnya sebagai murid yang berprestasi. (Yuli)
