MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

MAN 1 KABUPATEN GORONTALO

Kaur TU dan 2 Pendidik MAN 1 Kabgor Terima Satyalancana Karya Satya

Penyerahan penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Kaur TU dan Pendidik MAN 1 Kab. Gorontalo

MARISAPA (man1kabgorontalo.sch.id) – Bertempat di Aula Gedung Elhajj Asrama Haji Provinsi Gorontalo, Selasa (9/1/2024) Kepala urusan Tata Usaha (Kaur TU) Nur’ain Podungge dan dua pendidik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo Herlina Rahman bersama Munifah Buhungo menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya.

Penganugerahan tanda kehormatan tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Gorontalo H. M. Muflih B. Fattah dalam rangkaian acara Ramah Tamah Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-78 tingkat Provinsi Gorontalo.

Satyalancana Karya Satya merupakan tanda penghargaan yang diberikan oleh pemerintah dalam hal ini Presiden Republik Indonesia kepada Aparatur Sipil Negara atas pengabdiannya selama kurun waktu 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun menunjukkan kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan, dan pengabdian, sehingga menjadi teladan bagi yang lainnya.

Dalam wawancara singkat via telephone bersama awak humas, salah seorang penerima Satyalancana KTU MAN 1 Kabupaten Gorontalo yang kerap disapa Ain mengungkapkan rasa syukurnya kala menerima penghargaan dari Presiden RI Joko Widodo atas pengabdian dan dedikasi selama 20 tahun di Kementerian Agama.

”Penghargaan ini bagi kami adalah pelecut untuk meningkatkan kinerja serta berkarya lebih baik lagi demi kemajuan bangsa dan negara utamanya dalam mencerdaskan anak bangsa. Setiap jerih payah kita, tenaga, dan pikiran dihargai oleh negara, oleh karena itu semoga kita masih diberikan nikmat kesehatan dan kekuatan untuk bekerja dengan penuh kesetiaan, keikhlasan dalam mendedikasikan diri untuk generasi penerus bangsa,” ungkap Ain.

Sementara itu, ditemui terpisah Kepala Madrasah Rommy Bau mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan tanda kehormatan Satyalancana. Menurutnya, penghargaan tersebut sebagai pengingat dan motivasi diri untuk terus meningkatkan kompetensi dan mempersembahkan pengabdian terbaik dalam dunia pendidikan.

”Penghargaan itu tidak instan, banyak kisah cerita dan suka duka pastinya yang mesti dilewati agar sampai pada puncak pencapaian. Butuh ketekunan serta spirit dedikasi yang tinggi untuk menggapainya. Selamat kepada rekan-rekan pendidik dan Kaur TU, 20 tahun pengabdian bukan sebentar. Semoga menjadi penyemangat dalam bekerja dan memotivasi teman-teman lainnya memperoleh penghargaan yang sama pula,” ucap pria yang kerap disapa Doktor IT menutup wawancara saat itu. (Vhany)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *