Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Transformasi Digital bagi Kepala RA, Kepala Madrasah, dan Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Gorontalo diisi dengan penguatan literasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Kegiatan berlangsung di Whiz Prime Hotel Megamas Manado, Rabu (23/09/2026).
MAN 1 Kabupaten Gorontalo diwakili Kepala Madrasah Marci A. Karim, Wakamad Kesiswaan Nurmiaty, dan Wakamad Humas Yuli Ernawati. Keikutsertaan ini menjadi ruang bagi madrasah untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kesiapan dalam menerapkan transformasi digital sesuai kebutuhan layanan pendidikan.
Materi pada hari kedua menghadirkan Asriani Purnama, Pengajar Penguasaan Literasi dan Implementasi AI dari Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) Manado.

Materi yang disampaikan berfokus pada literasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung efektivitas serta efisiensi tata kelola pemerintahan. Peserta juga mendapatkan pemahaman tentang penerapan AI dalam mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan dan keagamaan.
Dalam pemanfaatannya, AI dapat membantu menyederhanakan berbagai pekerjaan. Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap membutuhkan kehati-hatian. Peserta diingatkan agar tidak sembarangan memasukkan data pribadi atau informasi sensitif ke dalam aplikasi AI.
Selain itu, hasil yang diberikan AI perlu diperiksa kembali sebelum digunakan. Langkah tersebut penting untuk memastikan informasi sesuai kebutuhan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, H. Iswad Abdullah Pakaja, menyampaikan apresiasi atas dukungan BLSDM Komdigi Manado dalam memperkuat kapasitas digital jajaran Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo.
Ia menekankan bahwa transformasi digital bukan hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, menyambut baik materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman tentang AI menjadi bagian penting bagi madrasah dalam mengikuti perkembangan teknologi.
“AI dapat membantu pekerjaan menjadi lebih mudah dan cepat. Namun, kita tetap harus cermat dalam menggunakannya, terutama saat memasukkan data dan memeriksa kembali hasil yang diberikan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi di madrasah perlu tetap mengedepankan keamanan data dan tanggung jawab pengguna.
“Teknologi harus menjadi alat untuk mendukung pekerjaan dan meningkatkan pelayanan di madrasah. Karena itu, penggunaannya perlu dilakukan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Bagi MAN 1 Kabupaten Gorontalo, materi Bimtek menjadi tambahan wawasan untuk memperkuat kesiapan madrasah menghadapi transformasi digital. Pemanfaatan AI diharapkan dapat mendukung pekerjaan secara lebih efektif dengan tetap memperhatikan ketelitian, keamanan data, dan validasi informasi.
Kegiatan Bimtek Transformasi Digital berlangsung pada 22–24 September 2026 di Manado dan diikuti jajaran Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas digital dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan layanan di era digital. (Yuli)

