Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Asrama Putri (ASPURI) MAN 1 Kabupaten Gorontalo berhasil melaksanakan kegiatan Menara Santri pada 9–10 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi program awal bagi murid baru yang akan menempati asrama sebagai sarana untuk mengenal lingkungan, membangun kebersamaan, serta beradaptasi dengan kehidupan berasrama.
Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, secara resmi membuka kegiatan melalui prosesi penyerahan santri dari orang tua kepada pihak madrasah. Momentum tersebut menjadi awal kepercayaan orang tua kepada madrasah dalam mendampingi dan membina para murid selama menjalani pendidikan di lingkungan asrama.
Pembina Asrama Putri, Atik Maratus Sholihah, menjelaskan bahwa Menara Santri bertujuan membantu murid baru mengenal lingkungan asrama sekaligus beradaptasi dengan seluruh aktivitas yang akan mereka jalani selama tinggal di asrama.
“Melalui kegiatan Menara Santri, kami mengajak murid baru untuk mengenal lingkungan asrama, memahami tata tertib, serta membiasakan diri dengan berbagai kegiatan yang akan mereka jalani setiap hari. Kami berharap mereka dapat beradaptasi dengan cepat, merasa nyaman, dan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin serta bertanggung jawab,” jelasnya.
Selama dua hari pelaksanaan, panitia mengajak para murid mengikuti berbagai kegiatan pengenalan lingkungan asrama, pembiasaan ibadah, penguatan kedisiplinan, serta aneka permainan (games) yang menarik dan edukatif. Melalui kegiatan tersebut, panitia membangun keakraban antarmurid sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kerja sama sejak hari pertama mereka memasuki kehidupan berasrama.
Dengan berakhirnya kegiatan Menara Santri, ASPURI MAN 1 Kabupaten Gorontalo berharap seluruh murid baru mampu beradaptasi dengan baik, mengikuti setiap program pembinaan secara optimal, serta mengembangkan karakter disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia sejalan dengan visi MAN 1 Kabupaten Gorontalo sebagai Madrasah Riset Plus Keterampilan. (Yuli)


