Antara AMBK dan MTQ, Perjuangan Dua Siswa MAN 1 Kabgor Ini Jadi Sorotan

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo, Baharudin Mustafa Molou dan Hudzaifah Algifari Robot, hari ini, Selasa, 07 April 2026 tampil mengikuti lomba cabang Hifdzil Qur’an (10 Juz) pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kasmat Lahay. Kedua peserta menunjukkan semangat tinggi dan kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan lomba.

Cabang Hifdzil Qur’an (10 Juz) menuntut kemampuan hafalan yang kuat, ketepatan dalam melafalkan ayat, serta konsistensi dalam menjaga hafalan. Oleh karena itu, peserta harus mempersiapkan diri melalui latihan yang intensif dan berkelanjutan.

Di balik penampilan tersebut, terdapat perjuangan yang tidak mudah. Kedua siswa yang saat ini duduk di kelas XII juga sedang menjalani Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK). Mereka harus membagi waktu antara belajar untuk ujian dan menjaga hafalan Al-Qur’an.

Belum lagi, keduanya juga tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Mereka harus menghadapi berbagai persiapan akademik di tengah padatnya jadwal lomba dan ujian.

Meski menghadapi keterbatasan waktu dan kelelahan, keduanya tetap berkomitmen untuk berlatih. Mereka memanfaatkan waktu luang untuk murojaah serta memperkuat hafalan agar tetap siap saat tampil di lomba.

Dalam pelaksanaannya, kedua siswa tampil dengan penuh percaya diri. Mereka berusaha memberikan yang terbaik sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah yang diberikan oleh madrasah.

Plh Kepala Madrasah yang juga Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurmiaty, memberikan dukungan penuh kepada para peserta. Ia mengapresiasi semangat dan ketekunan siswa dalam menjalani berbagai tanggung jawab sekaligus.

“Kami sangat bangga dengan semangat mereka. Di tengah pelaksanaan AMBK dan persiapan ke perguruan tinggi, mereka tetap berusaha menjaga hafalan dan tampil maksimal. Ini menjadi contoh yang baik bagi siswa lainnya,” ujarnya.

Keikutsertaan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga pengalaman berharga yang memperkuat semangat dalam menghafal dan mencintai Al-Qur’an. Yuli

Facebook
Twitter
WhatsApp