Ajarkan Iman Melalui Tindakan, MAN 1 Kabgor Serentak Bersihkan 8 Rumah Ibadah

LIMBOTO (man1kabgorontalo.sch.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo melaksanakan kegiatan kokurikuler bertema Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan YME serta Kemandirian melalui aksi bersih-bersih rumah ibadah pada Jumat (5/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan baik yang sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat serta implementasi dimensi profil lulusan pada aspek keimanan, sebagaimana tercantum dalam perencanaan kokurikuler madrasah.

Bersih-bersih mesjid tersebut sejalan dengan program GEMBIRA (Gerakan Bersih, Indah, dan Nyaman untuk Rumah Ibadah) yang dicanangkan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo.

Giat bakti kali ini serentak di 8 titik rumah ibadah yang berada di wilayah Kelurahan Kayumerah dan Hepuhulawa. Diantaranya, mesjid Al Mawaddah, mesjid At Taqwa, mesjid Al Marhamah, mesjid Nurul Hikmah, mesjid Al Huda, mesjid AL Ikhlas, mesjid Fastabiqul Khairat, dan mesjid Barakati.

Seluruh siswa masing-masing didampingi wali kelas dan pendamping kokurikuler dalam membersihkan area dalam maupun luar rumah ibadah.

Terkait dengan itu, Wakil Kepala madrasah bidang Kurikulum, Ulfa Pango menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya melatih kepedulian dan tanggung jawab, tetapi juga memperkuat pembiasaan positif yang menjadi fokus utama program kokurikuler.

“Keistiqamahan dalam ibadah dan pembentukan karakter religius siswa merupakan wujud cinta kepada Allah SWT, serta penghormatan terhadap tempat suci, dan komitmen menjalankan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan nyata”. Ujar Ulfa

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan bahwa keimanan dan ketakwaan tidak hanya dipraktikkan dalam bentuk ibadah wajib seperti sholat, tetapi juga melalui menjaga kebersihan dan memuliakan rumah ibadah,” imbuhnya lagi.

Pembiasaan perilaku positif dalam kegiatan kokurikuler selama 2 pekan kedepan pada tema Keimanan dan Ketakwaan tidak hanya pada pembersihan rumah ibadah, namun juga dengan kontrol kewajiban sholat 5 waktu, bangun pagi dan tidur cepat.

Dengan harapan agar siswa semakin terbiasa menjalankan nilai-nilai keagamaan secara berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, baik di madrasah maupun di lingkungan tempat tinggalnya. (Vhany)

Facebook
Twitter
WhatsApp