man 1 kabupaten gorontalo

Tanamkan Adab dan Cegah Kekerasan, MAN 1 Kabgor Edukasi Seluruh Murid

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo memperkuat pembinaan karakter melalui edukasi adab dan etika pergaulan. Kegiatan ini berlangsung di halaman madrasah, setelah salat Duha berjamaah. Seluruh murid mengikuti edukasi untuk memahami perilaku yang perlu dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Jumat (9/10/2026).

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurmiaty, mengingatkan murid agar menjauhi perundungan (bullying) dan segala bentuk kekerasan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga ucapan serta menghormati perasaan orang lain.

Menurut Nurmiaty, mengejek, menghina, dan mengucilkan teman bukanlah perilaku sepele. Tindakan tersebut dapat menurunkan rasa percaya diri, mengganggu kesehatan mental, dan merusak hubungan pertemanan.

“Jangan menganggap ejekan atau tindakan menyakiti teman sebagai hal yang biasa. Setiap perkataan dan perbuatan memiliki dampak bagi orang lain. Karena itu, kita harus menghargai sesama, menjaga sikap, dan menyelesaikan masalah tanpa kekerasan,” jelas Nurmiaty.

Ia mengajak murid membangun pergaulan yang sehat dan saling menghormati. Murid juga perlu berani menolak serta melaporkan tindakan perundungan atau kekerasan. Dengan demikian, seluruh warga madrasah dapat ikut menjaga lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Selain mencegah perundungan, edukasi ini membahas etika berteman, berpakaian, dan berdandan Nurmiaty mengingatkan murid agar menjaga kerapian serta mematuhi tata tertib madrasah.

Ia menegaskan bahwa adab tidak hanya terlihat saat murid berbicara kepada guru. Sikap terhadap teman, cara menghadapi perbedaan, dan kebiasaan menjaga penampilan juga mencerminkan karakter seseorang.

“Adab terlihat dari cara kita memperlakukan teman, menjaga penampilan, dan bersikap ketika menghadapi perbedaan. Kecerdasan harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik,” tambahnya.

Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, mengapresiasi pelaksanaan edukasi tersebut. Ia menilai pembentukan karakter memiliki peran penting dalam pendidikan di madrasah.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena pembentukan karakter merupakan bagian penting dari pendidikan di madrasah. Saya berharap seluruh murid mampu menjaga sikap, menghormati sesama, menghindari perundungan dan kekerasan, serta menjadikan adab sebagai landasan dalam bergaul. Prestasi akademik harus berjalan seiring dengan akhlak yang baik,” ungkap Marci.

Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kabupaten Gorontalo berharap murid mampu menerapkan nilai-nilai adab dalam kehidupan sehari-hari. Madrasah juga mendorong tumbuhnya kepedulian, sikap saling menghormati, dan keberanian untuk mencegah perilaku yang merugikan orang lain.

Edukasi ini menjadi bagian dari komitmen MAN 1 Kabupaten Gorontalo dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berlandaskan akhlakul karimah. (Yuli)