man 1 kabupaten gorontalo

Tiga Guru MAN 1 Kabgor Ikuti Workshop Penyusunan Multimedia Pembelajaran Interaktif

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Tiga guru MAN 1 Kabupaten Gorontalo mengikuti Workshop Penyusunan Multimedia Pembelajaran Interaktif dengan Pemanfaatan Akun GWS pada EMIS GTK yang digelar selama dua hari, Kamis–Jumat (1–2 Oktober 2026), di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo.

Ketiga guru tersebut ialah Fatmawati Buyu, Yeyen Thalib, dan Laili Masithoh Hamdiyah. Mereka mengikuti kegiatan bersama peserta dari madrasah lainnya sebagai bagian dari penguatan kompetensi guru dalam mengembangkan multimedia pembelajaran.

Workshop tersebut berfokus pada penyusunan multimedia pembelajaran interaktif dengan memanfaatkan akun GWS pada EMIS GTK. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh ruang untuk memperdalam pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran.

Keikutsertaan guru MAN 1 Kabgor dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi pendidik. Terlebih, MAN 1 Kabupaten Gorontalo telah memiliki Program Unggulan (Progul) Multimedia yang menjadi salah satu wadah pengembangan keterampilan di bidang teknologi dan multimedia.

Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, menyambut baik keikutsertaan tiga guru tersebut. Menurutnya, pengembangan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan agar kemampuan pendidik terus berkembang mengikuti kebutuhan pembelajaran.

“Kami mendukung guru-guru MAN 1 Kabgor untuk terus mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi. Apalagi madrasah memiliki Progul Multimedia, sehingga pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran,” ujar Marci.

Pengembangan kompetensi melalui berbagai kegiatan pelatihan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan MAN 1 Kabgor dalam meningkatkan kapasitas guru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Hal ini sejalan dengan keberadaan Progul Multimedia yang terus dikembangkan sebagai salah satu program unggulan madrasah.

Melalui workshop ini, pengalaman guru dalam mengembangkan multimedia pembelajaran diharapkan semakin beragam. Pengetahuan dan hasil pengembangan yang diperoleh selama kegiatan selanjutnya akan dikembangkan sesuai kebutuhan pembelajaran di MAN 1 Kabgor. (Yuli)