man 1 kabupaten gorontalo

Lewat Lensa Tradisi Mutimualo, Fatya Safar Lateka Raih Juara 2 FLS3N Tingkat Provinsi

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Fatya Safar Lateka, murid yang tergabung dalam Program Unggulan Multimedia MAN 1 Kabupaten Gorontalo, berhasil meraih Juara 2 Lomba Fotografi FLS3N tingkat Provinsi Gorontalo, Selasa (8/9/2026).

Prestasi tersebut diraih Fatya setelah melalui kompetisi fotografi tingkat provinsi. Dalam karyanya, Fatya mengangkat tradisi adat Gorontalo, Mutimualo, sebagai objek fotografi.

Melalui lensanya, Fatya tidak sekadar menampilkan sebuah tradisi, tetapi berusaha menyampaikan cerita dan makna yang terkandung di dalamnya. Mutimualo merupakan salah satu tradisi masyarakat Gorontalo yang berkaitan dengan proses pemulihan batin keluarga yang sedang berduka.

Karya Fatya merekam rangkaian prosesi Mutimualo, mulai dari ziarah ke makam, persiapan bahan-bahan adat, proses pembersihan diri, hingga penghanyutan bahan tersebut ke sungai sebagai simbol pelepasan dan keikhlasan atas kepergian anggota keluarga.

Pemilihan tema tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam karya Fatya. Ia menjadikan fotografi sebagai media untuk mendokumentasikan sekaligus mengenalkan kearifan lokal Gorontalo kepada masyarakat yang lebih luas.

Fatya merupakan salah satu murid yang mengikuti Program Unggulan Multimedia MAN 1 Kabupaten Gorontalo di bawah pembinaan Mustakim Putra Uti. Melalui program tersebut, murid mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan di bidang fotografi, desain, dan berbagai keterampilan multimedia.

Pembina Program Unggulan Multimedia, Mustakim Putra Uti, turut memberikan apresiasi atas pencapaian Fatya. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterampilan yang dikembangkan melalui program unggulan dapat diarahkan menjadi karya yang memiliki nilai kreativitas sekaligus mengangkat budaya daerah.

“Prestasi Fatya menjadi motivasi bagi kami di Program Unggulan Multimedia. Ia mampu memanfaatkan kemampuan fotografinya untuk mengangkat tradisi lokal menjadi sebuah karya yang memiliki cerita dan pesan. Ini menunjukkan bahwa multimedia tidak hanya tentang teknologi, tetapi juga bagaimana kita menyampaikan nilai dan budaya melalui karya,” ungkap Mustakim.

Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Fatya. Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan potensi murid madrasah yang terus berkembang melalui program-program unggulan.

“Kami bangga atas prestasi yang diraih Fatya. Juara 2 tingkat provinsi menjadi bukti bahwa murid MAN 1 Kabupaten Gorontalo mampu bersaing melalui kreativitas dan bakat yang mereka miliki. Apalagi karya yang diangkat membawa nilai budaya Gorontalo. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus berkarya,” ujar Marci.

Keberhasilan Fatya meraih Juara 2 FLS3N tingkat Provinsi Gorontalo sekaligus menjadi capaian positif bagi Program Unggulan Multimedia MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan bakat dan kreativitas murid dapat menghasilkan karya yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memiliki nilai budaya.

Dari tradisi Mutimualo, Fatya membuktikan bahwa sebuah foto mampu menyimpan cerita, merekam budaya, dan menyampaikan makna kepada siapa saja yang melihatnya.