man 1 kabupaten gorontalo

Asah Wawasan dan Kekompakan, 12 Murid MAN 1 Kabgor Ikuti Knowledge Battle

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) — Sebanyak 12 murid MAN 1 Kabupaten Gorontalo yang terbagi dalam empat tim mengikuti HARFEST (Hulonthalo Art & Craft Festival) Knowledge Battle yang berlangsung di Aula Galeri UMKM Olaku Bank Indonesia, Rabu (9/9/2026).

Keikutsertaan MAN 1 Kabupaten Gorontalo dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi murid untuk mengasah wawasan, kemampuan berpikir cepat, serta kerja sama tim melalui kompetisi pengetahuan yang mempertemukan peserta dari berbagai sekolah.

Empat tim yang diutus MAN 1 Kabupaten Gorontalo masing-masing terdiri atas tiga murid. Para peserta mengikuti babak penyisihan dengan penuh antusias dan berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk meraih posisi enam besar sebagai syarat melanjutkan perjuangan ke babak semifinal.

Selama mengikuti kegiatan, para murid mendapat pendampingan langsung dari Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Nurmiaty, bersama Zenab Salamun, Nurtina Harun, dan Yuli Ernawati. Para pendamping memberikan dukungan dan motivasi kepada murid selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.

Dalam babak penyisihan, keempat tim MAN 1 Kabupaten Gorontalo telah berusaha menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Namun, hasil akhir belum berpihak kepada kontingen MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Keempat tim belum berhasil masuk dalam enam besar, sehingga belum berkesempatan melanjutkan kompetisi ke babak semifinal.

Meski belum berhasil melaju ke semifinal, keikutsertaan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para murid. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman berkompetisi, tetapi juga belajar membangun kekompakan, mengelola waktu dalam menjawab pertanyaan, serta meningkatkan kepercayaan diri.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Nurmiaty, yang turut mendampingi murid dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi perjuangan seluruh peserta.

“Kami sangat mengapresiasi semangat dan perjuangan anak-anak yang sudah berani mengikuti kompetisi ini. Walaupun empat tim kita belum berhasil masuk enam besar dan belum dapat melanjutkan ke babak semifinal, mereka sudah mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Mereka belajar bekerja sama, berpikir cepat, menguji wawasan, dan membangun keberanian untuk berkompetisi. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan lebih siap menghadapi kompetisi berikutnya,” ujar Nurmiaty.

Menurutnya, keberanian murid untuk mengambil bagian dalam kompetisi merupakan bagian penting dari proses pengembangan diri. Hasil yang diperoleh dalam satu kompetisi dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.

Keikutsertaan MAN 1 Kabupaten Gorontalo dalam HORE FEST Knowledge Battle juga menjadi bagian dari upaya madrasah memberikan ruang kepada murid untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran di kelas. Pengalaman mengikuti kompetisi diharapkan dapat membentuk murid yang lebih percaya diri, mampu bekerja dalam tim, dan memiliki semangat untuk terus berkembang.

Meskipun belum berhasil menembus enam besar, 12 murid MAN 1 Kabupaten Gorontalo telah menunjukkan keberanian untuk berkompetisi dan membawa nama madrasah dalam ajang HORE FEST Knowledge Battle. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk tampil lebih baik pada kompetisi-kompetisi selanjutnya. (Yuli)