Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo resmi menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Guru yang berlangsung selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Juli 2026, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo. Penutupan kegiatan menandai berakhirnya rangkaian pelatihan yang mengusung tema “Menumbuhkan Cinta dan Menginspirasi Pembelajaran Bermakna dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.” Jumat(31/07/2026).
Sebelum acara penutupan, peserta mengikuti sesi terakhir yang membahas penguatan program kokurikuler sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka. Setelah seluruh materi selesai, panitia melaksanakan penutupan secara resmi yang dihadiri oleh kepala madrasah, narasumber, panitia, dan seluruh peserta pelatihan.
Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, panitia, dan peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kompetensi guru sekaligus menyamakan pemahaman mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di lingkungan madrasah.
“Lima hari pelatihan ini memberikan bekal yang sangat berarti bagi seluruh guru. Saya berharap hasil yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran dan penguatan program kokurikuler di madrasah,” ujarnya.
Selama lima hari pelatihan, peserta mengikuti berbagai materi yang berkaitan dengan penyusunan perangkat pembelajaran, strategi pembelajaran bermakna, asesmen, hingga pengembangan program kokurikuler. Rangkaian kegiatan tersebut mendorong guru untuk lebih kolaboratif, reflektif, dan adaptif dalam menghadapi perubahan kebijakan pendidikan.
Penutupan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat jejaring antarguru serta berkomitmen mengimplementasikan hasil pelatihan di kelas dan dalam berbagai program madrasah.
Melalui penutupan kegiatan ini, MAN 1 Kabupaten Gorontalo kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme guru sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, bermakna, dan berpusat pada murid sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka. (Yuli)

