man 1 kabupaten gorontalo

Hari Kedua Pengembangan Kompetensi Guru, MAN 1 Kabupaten Gorontalo Perkuat Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Limboto (man1kabgorontalo.sch.id) – Memasuki hari kedua, kegiatan Pengembangan Kompetensi Guru MAN 1 Kabupaten Gorontalo mengangkat materi penyusunan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo ini menghadirkan dua widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Manado, Dr. Muhammad Anwar, S.Pd., M.Pd. dan Kasmawati, M.Pd.I., sebagai narasumber. Selasa (28/07/2026).

Kedua pemateri mengawali sesi dengan menjelaskan konsep dasar penyusunan perangkat pembelajaran yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Mereka menekankan pentingnya kesamaan persepsi dalam menyusun rencana pembelajaran agar seluruh guru memiliki acuan yang sama dalam melaksanakan proses belajar mengajar di kelas.

Selama pelatihan, pemateri menemukan bahwa tingkat pemahaman peserta masih beragam. Sebagian guru telah memahami penyusunan perangkat pembelajaran dengan baik, sementara sebagian lainnya masih memerlukan penguatan pada beberapa komponen. Kondisi ini menjadi dasar pelaksanaan sesi, yaitu menyelaraskan pemahaman seluruh peserta agar mampu menyusun perangkat pembelajaran yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan karakteristik murid.

Suasana kelas berlangsung dinamis. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penyusunan perangkat pembelajaran berdasarkan rumpun mata pelajaran masing-masing. Setelah itu, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di depan peserta lain.

Melalui sesi presentasi, pemateri bersama peserta menelaah setiap rancangan perangkat pembelajaran. Diskusi berlangsung aktif, mulai dari penyusunan tujuan pembelajaran, alur kegiatan, strategi pembelajaran, hingga asesmen. Proses ini membantu peserta memperbaiki bagian yang masih kurang sekaligus memperkuat pemahaman terhadap implementasi Kurikulum Merdeka.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, tetapi juga memperkuat budaya kolaborasi antarpendidik. Setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dari pengalaman rekan sejawat dan menyempurnakan hasil kerja melalui proses telaah bersama.

Kepala MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Marci A. Karim, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh guru memiliki pemahaman yang seragam dalam implementasi Kurikulum Merdeka.

“Pelatihan ini kami harapkan tidak berhenti pada pemahaman teori saja, tetapi benar-benar diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Dengan begitu, kualitas layanan pendidikan di madrasah akan semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Melva Karim, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam memperjelas langkah penyusunan perangkat pembelajaran.

“Kami jadi lebih memahami bagaimana menyusun perangkat yang sesuai dengan kebutuhan murid. Kegiatan praktik dan diskusi seperti ini sangat membantu kami sebagai guru,” tuturnya.

Melalui pelatihan yang berlangsung pada 27–31 Juli 2026 ini, MAN 1 Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme guru. Madrasah berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil pelatihan di kelas sehingga pembelajaran menjadi lebih terarah, bermakna, dan berpusat pada murid sesuai semangat Kurikulum Merdeka. (Yuli)