Limboto (man1kabgorontalo.sch.id)- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor) terus memantapkan kesiapan siswa Program Unggulan Riset dalam menghadapi ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan konsultasi penelitian yang dilaksanakan di Ruang Riset MAN 1 Kabupaten Gorontalo pada Kamis, 05 Februari 2025.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber kompeten dari Universitas Negeri Gorontalo, yaitu dosen Fisika Prof. Dr. rer. nat. Mohamad Jahja, S.Si., M.Si., dan dosen Teknik Geologi Dr.Sc. Yayu Indriati Arifin, S.Pd., M.Si. Melalui sesi diskusi ilmiah, para siswa memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan perkembangan penelitian sekaligus mendapatkan masukan langsung dari para pakar sesuai bidang keilmuannya.
Dalam forum tersebut, siswa dibimbing untuk memperdalam pemahaman terhadap konsep penelitian, meninjau kesesuaian antara ide, data, dan metode yang digunakan, serta memastikan penerapan ilmiah telah berada pada jalur yang tepat. Arahan juga diberikan terkait kejelasan rumusan masalah, ketepatan pendekatan penelitian, hingga cara memaknai hasil penelitian agar tetap selaras dengan kaidah akademik.
Kepala Madrasah, Marci A. Karim, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Marci berharap program unggulan riset dapat terus menjadi wadah lahirnya generasi ilmiah madrasah.
“Kami berharap siswa semakin percaya diri dalam mengembangkan ide penelitian, berpikir kritis, dan mampu bersaing di tingkat nasional melalui OPSI. Madrasah akan terus mendukung setiap proses pembinaan yang menguatkan budaya akademik,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Pembimbing Riset MAN 1 Kabupaten Gorontalo, Melvatria Karim, menegaskan bahwa pendampingan dari dosen ahli sangat membantu siswa dalam mematangkan karya ilmiahnya.
“Masukan dari para akademisi membuat siswa lebih memahami arah penelitian mereka. Kami optimistis dengan pembinaan berkelanjutan, tim riset MAN 1 Kabgor mampu menampilkan karya terbaik pada OPSI tahun ini,” tuturnya.
Kegiatan ini semakin memperkuat kualitas penelitian siswa tidak hanya dari sisi konsep, tetapi juga dari segi pemahaman ilmiah, ketepatan arah riset, dan kesiapan akademik. Dengan dukungan berbagai pihak, MAN 1 Kabupaten Gorontalo berkomitmen terus mengembangkan ekosistem riset madrasah guna melahirkan generasi yang kritis, inovatif, dan berdaya saing. (Humas)