GORONTALO (man1kabgorontalo.sch.id) — Telah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara selama 20 tahun lamanya dalam dunia Pendidikan, seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo, Romi Abdul, S.Pd, menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI.
Tanda penghargaan dan sertifikat disematkan langsung oleh Sekda Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim selaku Inspektur Upacara pada puncak peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 yang berlangsung di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Sabtu (3/1/2026).
Satya Lencana Karya Satya diberikan sebagai bentuk penghargaan negara atas pengabdian, kesetiaan, dan dedikasi aparatur sipil negara yang telah mengabdi secara berkesinambungan selama 20 tahun.
Penganugerahan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Penghargaan yang diterima Romi Abdul mencerminkan keteladanan, konsistensi, serta komitmen seorang pendidik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di dunia pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.
Kepala madrasah, Marci A. Karim, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari dedikasi panjang yang patut dijadikan teladan oleh seluruh civitas madrasah.
“Penghargaan Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun yang diterima Bapak Romi Abdul merupakan bentuk pengakuan atas loyalitas dan pengabdian beliau sebagai pendidik. Ini menjadi motivasi bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Kabgor untuk terus bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah menambahkan, sosok Romi Abdul adalah guru mapel Kimia yang sangat gemar bercocok tanam dan menjaga lingkungan madrasah tetap asri dengan berbagai kreatifitasnya dalam memanfaatkan barang-barang recycle. Dari keteladanan serta penghargaan yang didapat, Macri berharap dapat menumbuhkan semangat kolektif seluruh insan MAN 1 Kabgor untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat nilai-nilai kedisiplinan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan madrasah dan masyarakat.
Penganugerahan Satya Lencana Karya Satya pada momentum HAB Kemenag ke-80 yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” diharapkan semakin meneguhkan semangat pengabdian aparatur Kementerian Agama, khususnya insan madrasah, dalam mencetak generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.