LIMBOTO (man1kabgorontalo.sch.id) — Salah seorang guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Gorontalo, Sri Windi Akuba, torehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kompetisi Akademi Sekolah Lestari (ASRI) tingkat Nasional Tahun 2025.
Iven yang diselenggarakan Kompas Gramedia bekerja sama dengan Yayasan Unilever Indonesia diikuti oleh 332 peserta dari kalangan siswa dan guru SMA/SMK/MA/sederajat se-Indonesia. Dari jumlah tersebut, panitia menyeleksi 50 finalis terbaik untuk mempresentasikan inovasinya di hadapan dewan juri.
Pada kompetisi bergengsi tingkat Nasional itu, Sri Windi berhasil meraih Juara 2 Best Teacher-Led Project pada kategori Waste Management melalui proyek berjudul “Inovasi Pupuk Organik Cair (POC) untuk Sekolah yang Lestari”.
Saat dikonfirmasi humas via whatssapp, Windi menjelaskan bahwa kompetisi ASRI 2025 telah melalui proses seleksi yang ketat dan berhasil membawa proyek POC kembali menunjukkan keunggulannya dengan berhasil menembus Top 19 Finalis Nasional.
Kegiatan puncak apresiasi ASRI berlangsung di Aula Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikbudristek, Jakarta Pusat pada tanggal 17 – 18 Desember 2025. Acara ini menjadi wadah penghargaan bagi para siswa, guru, dan sekolah yang telah menghadirkan aksi nyata keberlanjutan di lingkungan pendidikan khususnya dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
“Kompetisi ASRI merupakan inisiatif kolaboratif yang bertujuan mempersiapkan generasi muda agar lebih peduli, tangguh, dan solutif dalam menghadapi isu-isu keberlanjutan,” jelas Windi.
“Keberhasilan proyek inovasi Pupuk Organik Cair membuktikan bahwa sekolah dapat menjadi pusat perubahan yang dapat menghadirkan solusi sederhana namun berdampak nyata bagi lingkungan”, tandasnya.
Ia pun berharap semoga prestasi tersebut dapat menginspirasi warga madrasah dan masyarakat tergerak untuk memberikan sumbangsi ide dan karya yang bermanfaat terhadap lingkungan sekitar serta membawa sekolah sebagai garda terdepan dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.