Kepala Madrasah Rommy Bau saat membuka Seleksi Kompetisi Sains berbasis CBT tingkat MAN 1 Kab. Gorontalo.

KABGOR (man1kabgorontalo.sch.id) – Dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat, Senin (28/9/2020) bertempat di laboratorium komputer, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Gorontalo (Kabgor) menggelar seleksi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) berbasis Computer Based Test (CBT), dan diikuti 40 peserta didik dari perwakilan setiap bidang pelajaran, diantaranya Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, dan Ekonomi.

Kegiatan yang bertujuan untuk menjaring dan menggali potensi peserta didik yang akan jadi delegasi MAN 1 Kab. Gorontalo pada KSM Online tingkat Nasional bulan November mendatang tersebut, dibuka langsung Kepala MAN 1 Kab. Gorontalo Rommy Bau.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Rommy Bau menjelaskan, KSM adalah merupakan salah satu ajang untuk memberikan performance terbaik bagi madrasah, terutama dalam mewujudkan madrasah hebat, madrasah bermartabat melalui capaian-capain prestasinya.

“Madrasah hebat dan bermartabat bukan hanya dilihat dari pendidik atau peserta didiknya, bukan pula karena bangunan mewah yang dimilikinya, namun juga dilihat dari prestasi-prestasi yang diperoleh madrasah itu sendiri. Untuk itu, saya berharap dari seleksi ini, akan terjaring peserta didik yang siap berkompetisi dan mampu membawa nama baik madrasah di KSMO tingkat Nasional nanti,” tutur Rommy.

Sementara itu Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum yang juga sebagai Ketua Panitia KSM MAN 1 Kab. Gorontalo Ulfa Pango saat dihubungi awak humas disela-sela kegiatan itu menyampaikan, seleksi kali ini mengacu pada petunjuk teknis KSM 2020 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.  Tahapan seleksi tersebut dimaksudkan untuk kelancaran kegiatan.

Ulfa juga mengatakan, untuk KSM di MAN 1 Kab. Gorontalo, madrasah juga melibatkan beberapa pendidik dan tim IT. Sedangkan untuk mekanisme pelaksanaannya, menurutnya akan diselesaikan dalam satu hari sesuai pembagian waktu per bidang pelajaran.

“Untuk tahapan seleksi ini, kami melibatkan pendidik mata pelajaran sesuai bidang lomba dan tim IT madrasah. Pendidik yang ditunjuk sebagai tim penyusun soal dan IT juga memastikan fasilitas berupa perangkat komputer dan jaringan tidak menjadi kendala saat kegiatan berlangsung. Saya berharap seleksi KSM tingkat madrasah ini, mampu membangkitkan minat dan bakat peserta didik dibidang sains, tentunya dengan semangat juang yang tinggi dan siap berkompetisi ditingkatan selanjutnya,” tukas Ulfa. (Vhany/raya/R@ja)

Tinggalkan Balasan